Tak Lolos Regulasi PSSI, Persis Solo Resmi Lepas Clayton Da Silva

SOLO – Persis Solo secara resmi menyatakan tidak melanjutkan kerja sama dengan pemain asing Clayton Da Silveira Da Silva. Keputusan tersebut diambil setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan Clayton tidak memenuhi syarat untuk tampil di kompetisi Super League musim 2025/2026.

Kepastian itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Terkait Pemain Asing bernomor 447/UDN/275/II-2026 yang diterbitkan PSSI pada Senin, 2 Februari 2026. Dengan keluarnya surat tersebut, manajemen Persis memastikan Clayton tidak dapat didaftarkan sebagai pemain sah di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Manajemen Persis Solo menegaskan bahwa sebelum proses pendaftaran, klub telah menjalankan rangkaian verifikasi secara menyeluruh untuk memastikan status dan keabsahan Clayton Da Silveira Da Silva sesuai regulasi yang berlaku,” tulis pernyataan resmi Persis Solo, Rabu (4/2/2026).

Dalam keterangan tersebut dijelaskan, pada 24 Januari 2026 Persis menerima surat resmi dari Diamond Harbour FC yang menyatakan Clayton menandatangani kontrak pada 19 Juni 2025. Selama masa kontrak itu, Clayton hanya tampil di ajang Durand Cup 2025 yang bersifat turnamen ekshibisi dan tidak pernah terdaftar di kompetisi liga nasional India, baik I-League maupun Indian Super League.

Kontrak Clayton bersama Diamond Harbour FC disebut berakhir secara mutual pada 23 Januari 2026 dan diperkuat dengan surat pelepasan (release letter) tertanggal 24 Januari 2026. Informasi tersebut juga dikonfirmasi oleh All India Football Federation (AIFF) melalui Departemen Players’ Status & Registration.

Selanjutnya, pada 26 Januari 2026, Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) mengirimkan pemberitahuan resmi bahwa Clayton terakhir kali terdaftar sebagai pemain profesional bersama Perak FC di Malaysia Super League musim 2024/2025. Sehari kemudian, AIFF kembali menegaskan Clayton hanya tercatat bermain di Durand Cup 2025 dan tidak terdaftar di liga nasional India.

Pada 29 Januari 2026, Persis Solo menerima International Transfer Certificate (ITC) dari FIFA yang menyatakan Clayton telah menyelesaikan seluruh kewajiban administratif dengan klub dan federasi sebelumnya. Sehari setelahnya, Persis melakukan koordinasi dengan PSSI untuk proses registrasi melalui Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP).

Proses tersebut dinyatakan terverifikasi dan Clayton kemudian didaftarkan ke Liga Indonesia Administration System (LIAS). Setelah mendapat pengesahan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, Clayton bahkan telah tercatat sebagai pemain Persis Solo dengan nomor punggung 9.

Namun, pada 2 Februari 2026, Persis menerima surat resmi dari PSSI yang menyatakan Clayton Da Silveira Da Silva tidak memenuhi syarat untuk tampil di Super League 2025/2026, sehingga statusnya sebagai pemain Persis tidak dapat dilanjutkan.

Manajemen Persis menegaskan seluruh tahapan verifikasi telah dilakukan sesuai prosedur, sementara keputusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan PSSI dan LIB sebagai federasi dan operator liga.

Sebagai penutup, Persis Solo menyampaikan apresiasi kepada Clayton atas profesionalisme dan kerja samanya selama proses registrasi.

“Persis mendoakan yang terbaik bagi Clayton untuk kelanjutan kariernya di masa mendatang,” tutup pernyataan resmi klub.