PERSIS Tumbang 1-3 dari Persita di Manahan, Milo Soroti Banyaknya Kesalahan Pemain

SOLO – PERSIS Solo harus menelan hasil pahit saat menjamu Persita Tangerang pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/1) sore, Laskar Sambernyawa takluk dengan skor 1-3 pada pertandingan pekan ke-16.

Tim tamu tampil efektif sejak awal laga. Persita langsung membuka keunggulan melalui gol cepat M. Alves pada menit kelima. Tekanan berlanjut dan berbuah dua gol tambahan yang dicetak A. Andrejić masing-masing pada menit ke-14 dan 41, membuat PERSIS tertinggal tiga gol di babak pertama.

Memasuki babak kedua, PERSIS mencoba bangkit. Upaya tersebut menghasilkan satu gol balasan pada menit ke-62 setelah Kastaneer sukses menyambar bola muntah dari titik penalti. Namun, gol tersebut tak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Kepala PERSIS, Milomir Seslija, tak menutupi kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia menilai strategi yang disiapkan tidak berjalan sesuai rencana akibat banyaknya kesalahan yang dilakukan pemain di lapangan.

“Kita tidak bisa menjalankan rencana dengan baik. Gol pertama dari situasi sepak pojok sebenarnya sudah kita antisipasi saat latihan, tetapi reaksi pemain kurang maksimal. Gol kedua dan ketiga juga terjadi karena kurangnya antisipasi terhadap pergerakan lawan,” ujar Milo usai pertandingan.

Pelatih asal Bosnia itu menambahkan, PERSIS kesulitan mengejar ketertinggalan karena pergerakan bola dan pemain tidak berjalan efektif. Meski di babak kedua timnya lebih agresif menyerang, Persita dinilai mampu bertahan dengan disiplin.

“Kami kesulitan memaksimalkan peluang. Lawan bermain menunggu dan bertahan dengan sangat baik. Secara keseluruhan, terlalu banyak kesalahan yang membuat skema permainan tidak berjalan,” jelasnya.

Milo menegaskan bahwa ke depan PERSIS perlu melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan perubahan komposisi pemain guna meningkatkan kualitas tim agar mampu bersaing di kompetisi.

“Kita harus melakukan banyak perubahan dan meningkatkan kualitas pemain. Walaupun latihan sudah dilakukan dengan keras, skema belum bisa diterapkan dengan baik di pertandingan. Namun kami akan terus berjuang dan segera bangkit,” tegasnya.

Di sisi lain, kapten tim PERSIS, Sho Yamamoto, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil kurang memuaskan tersebut. Ia mengakui performa tim, terutama di babak pertama, jauh dari harapan.

“Kami ingin menang, tetapi hasilnya tidak sesuai. Di babak pertama kami bermain buruk dan kesulitan. Namun kami akan terus berjuang dan berusaha bangkit hingga akhir musim,” pungkas Sho.