Gol Cepat Borneo FC Buyarkan Ambisi PERSIS di Stadion Manahan

SOLO – PERSIS Solo harus mengakui keunggulan Borneo FC saat tampil di hadapan pendukungnya sendiri pada laga pekan ke-18 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Jumat (23/1). Laskar Sambernyawa takluk dengan skor tipis 0-1 dari tim tamu.

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Peralta pada menit ke-15. Gol itu menjadi penentu kemenangan Pesut Etam, sekaligus memupus harapan PERSIS untuk meraih poin penuh di kandang.

Sebelumnya, PERSIS sempat bersorak setelah Dusan Mijic mencetak gol pada menit ke-10. Namun, gol penyerang asal Serbia tersebut dianulir wasit karena ia dinilai berada dalam posisi offside saat menerima umpan.

Pelatih Kepala PERSIS, Milomir Seslija, tak menutupi rasa kecewanya atas hasil tersebut. Ia menilai gol yang bersarang ke gawang timnya terjadi akibat kurang maksimalnya pengawalan lini belakang pada awal laga.

“Ini hasil yang menyedihkan. Lawan tidak memiliki banyak peluang, sementara kami tampil dominan sepanjang pertandingan, terutama di babak kedua. Namun mereka mampu memanfaatkan kesalahan kami di babak pertama dan itu berbuah gol,” ujar Milo, sapaan akrabnya, usai pertandingan.

Meski gagal meraih hasil positif, Milo tetap memberikan apresiasi terhadap performa anak asuhnya, khususnya pada paruh kedua laga. Ia juga menyoroti perkembangan sejumlah pemain baru, termasuk tiga legiun asing asal Serbia yang mulai menunjukkan progres positif.

“Pemain muda dan beberapa pemain baru masih dalam tahap adaptasi. Namun saya melihat perkembangan yang baik dari tiga pemain asing baru kami. Bahkan, ini salah satu penampilan terbaik kami jika dibandingkan laga sebelumnya melawan Padang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Milo mengungkapkan bahwa perubahan komposisi skuad yang cukup signifikan merupakan bagian dari proses evaluasi tim demi perbaikan performa ke depan.

Senada dengan sang pelatih, pemain PERSIS Kodai Tanaka juga menyampaikan kekecewaannya atas hasil akhir pertandingan. Ia menilai laga berjalan ketat, dengan PERSIS kesulitan menembus rapatnya pertahanan Borneo FC.

“Ini pertandingan yang berat. Kami sudah berusaha keras, terutama di babak kedua, untuk mencetak gol. Tapi pertahanan lawan sangat solid. Kami kecewa, namun harus segera bangkit untuk menghadapi laga berikutnya,” pungkas Tanaka.