Tak Lagi Bergantung Sungai, Warga Gadungsari Kini Segera Miliki Sumur Bor dari TMMD Kodim Sragen

SRAGEN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 yang digelar Kodim 0725/Sragen resmi dimulai. Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, SE, MM, dengan fokus pada pembangunan fisik dan nonfisik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu sasaran fisik yang menjadi perhatian adalah pembangunan sumur bor di Dukuh Gadungsari RT 17, Desa Pelemgadung. Sumur ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan air bersih warga yang selama ini masih mengalami keterbatasan.

Kepala Desa Pelemgadung, Bekti Priyo Sambodo, ST, mengungkapkan bahwa wilayah tersebut belum terjangkau layanan PDAM. Selama ini, warga hanya mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau musim kemarau, sungainya kering. Saat musim hujan, airnya keruh dan tidak layak digunakan,” jelasnya.

Ia juga mengaku bersyukur atas bantuan dari Kodim Sragen melalui program TMMD ini. Menurutnya, upaya pengajuan instalasi air bersih sebelumnya terkendala biaya yang cukup besar, mengingat jumlah warga di lokasi tersebut hanya sekitar 16 kepala keluarga.

“Kami sempat mengajukan, tapi belum bisa terealisasi. Alhamdulillah sekarang ada bantuan sumur bor, ini sangat membantu warga,” ujarnya.

Sementara itu, Parjo selaku pemilik lahan tempat pembangunan sumur bor menyambut baik program tersebut. Ia bahkan merasa terbantu karena tidak perlu lagi mengambil air dari sungai yang lokasinya cukup sulit dijangkau.

“Saya tidak keberatan sama sekali. Justru senang, sekarang tidak perlu turun ke sungai yang jalannya curam untuk ambil air,” tuturnya.

Dengan adanya pembangunan sumur bor ini, diharapkan kebutuhan air bersih warga Dukuh Gadungsari dapat terpenuhi secara lebih mudah dan layak, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.