Kiprah Alumni Berprestasi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Vokasi Universitas Airlangga di Industri Alat Kesehatan
SURABAYA – Keberhasilan lulusan dalam menembus dunia industri menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Salah satu sosok yang menunjukkan dampak nyata tersebut adalah Thoriq Hibatullah, alumni program studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Fakultas Vokasi Unair angkatan 2019. Pria kelahiran Surabaya, 27 Agustus 2000 ini kini sukses meniti karier sebagai Account Manager di PT Askara Mitra Medika, setelah sebelumnya berkiprah sebagai Product Specialist dan Sales Alkes di PT Sandana (Samator Healthcare).
Selama menempuh pendidikan di program studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Unair, Thoriq tidak hanya fokus pada bidang akademis, tetapi juga aktif mengasah kepemimpinan dan kemampuan riset. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Riset dan Keilmuan BEM Universitas Airlangga serta Staf Divisi Keilmuan Himpunan Mahasiswa Radiologi. Ketekunannya dalam dunia riset membuahkan prestasi membanggakan, di antaranya menjadi finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dan meraih medali emas pada ajang International Science and Invention Fair melalui inovasi Chitosan-Based Microneedle Patch untuk terapi osteoarthritis.
Pengalaman akademis, keorganisasian, serta penguasaan teknis mengenai perangkat medis yang didapatkannya dari prodi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Fakultas Vokasi Unair menjadi bekal kuat dalam menjalankan peran profesionalnya. Dalam posisinya saat ini, Thoriq bertanggung jawab mengelola hubungan strategis dengan berbagai instansi pelayanan kesehatan, menyusun penawaran solusi medis, serta memantau kinerja penjualan perangkat kesehatan.
Melihat perkembangan almamaternya saat ini, Thoriq secara langsung menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan pesat Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. “Fakultas Vokasi Unair sekarang bagus. Dengan dinahkodai Prof. Dian Yulie Reindrawati, kami berharap hubungan baik dengan alumni dan adik-adik terus terjalin dengan erat,” ungkap Thoriq.
Jejak langkah Thoriq Hibatullah membuktikan bahwa lulusan program studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Vokasi Unair mampu bersaing secara profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri kesehatan di Indonesia.

