300 Personel Gabungan Amankan Laga Persis Solo vs PSBS Biak di Stadion Manahan

SOLO – Aparat kepolisian dari Polresta Surakarta menyiapkan pengamanan ketat untuk pertandingan antara Persis Solo melawan PSBS Biak dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Pengamanan dilakukan guna memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Polresta Surakarta telah menggelar rapat koordinasi bersama panitia pelaksana dan manajemen tim guna mematangkan pola pengamanan.

Kabag Ops Polresta Surakarta, Kompol Wahyu Nugroho, mengatakan pola pengamanan yang diterapkan masih sama seperti pertandingan kandang Persis Solo sebelumnya, termasuk penyaringan ketat di seluruh pintu masuk stadion.

“Kami telah melaksanakan rapat koordinasi dengan panitia pelaksana. Pola pengamanan masih sama seperti pertandingan sebelumnya, termasuk penyaringan di seluruh pintu masuk stadion,” ujar Kompol Wahyu.

Petugas akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penonton dan barang bawaan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang. Sasaran utama pemeriksaan meliputi flare, minuman keras, dan korek api yang berpotensi membahayakan keamanan pertandingan.

“Korek api sering disimpan di dalam bungkus rokok. Jika ditemukan, akan kami amankan,” jelasnya.

Selain pemeriksaan penonton, sterilisasi stadion juga akan dilakukan sejak dua jam sebelum kick-off. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada benda berbahaya di area stadion.

Selama pertandingan berlangsung, aparat kepolisian akan memperketat pengawasan. Seluruh personel diminta tetap berada di titik pengamanan masing-masing hingga pertandingan selesai untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk penonton yang datang terlambat.

Untuk mendukung pengamanan, Polresta Surakarta mengerahkan sebanyak 300 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait. Tim taktis dari Brimob juga disiagakan sebagai langkah antisipasi jika terjadi situasi darurat.

“Kami menyiapkan total 300 personel gabungan, termasuk tim taktis Brimob sebagai cadangan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Polresta Surakarta juga mengimbau seluruh suporter dan penonton agar menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku demi kelancaran pertandingan.

Pihak kepolisian mengingatkan bahwa pelanggaran yang dilakukan suporter tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merugikan klub, termasuk potensi sanksi dari operator liga hingga pertandingan tanpa penonton.