4 Penambang Hilang Terseret Banjir Lahar Dingin Merapi di Sungai Senowo Magelang

MAGELANG – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2026) siang hingga sore memicu banjir lahar dingin di aliran Sungai Senowo, sisi barat daya Merapi, Kabupaten Magelang.

Akibat peristiwa tersebut, empat penambang pasir dilaporkan hilang setelah terseret arus lahar. Selain itu, satu orang meninggal dunia dan enam petani mengalami luka-luka.

Data sementara menyebutkan, tiga truk penambang pasir hanyut terbawa arus. Dua alat berat serta 12 truk lainnya tertimbun material lahar dingin yang melimpas deras dari hulu sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kami menerima laporan telah terjadi bencana lahar dingin yang menyeret empat penambang di Sungai Senowo. Saat ini kami telah mengirimkan satu tim dari Unit Siaga SAR Magelang untuk melakukan pencarian,” ujarnya.

Empat penambang yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Maryuni, Heru, dan Hasyim, warga Dukuh Krinjing, Kecamatan Dukun, serta Fuad, warga Kecamatan Srumbung. Seluruhnya merupakan warga Kabupaten Magelang.

Sementara itu, korban meninggal dunia diketahui bernama Iman Setiawan (21), warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Tim SAR gabungan dari Basarnas Unit Siaga SAR Magelang telah berada di lokasi untuk melakukan pencarian. Operasi dilakukan dengan melibatkan anjing pelacak K9 milik Polresta Magelang, penggunaan drone untuk pemetaan aliran sungai, serta penyisiran manual ke arah hilir sejauh kurang lebih satu kilometer.

“Tim SAR gabungan telah berada di lokasi. Saat ini cuaca cukup cerah dan debit air sungai sudah kembali normal. Semoga proses pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan,” pungkas Budiono.