Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bandara Adi Soemarmo, Sejumlah Penerbangan Solo-Jakarta Dibatalkan
BOYOLALI – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026).
Sejumlah penerbangan rute Solo-Jakarta dan Jakarta-Solo mengalami pembatalan menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat adanya sebaran abu vulkanik di ruang udara.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Adi Soemarmo, Hery Purwanto, mengatakan pembatalan penerbangan dilakukan sebagai langkah untuk memastikan keselamatan penerbangan.
Menurutnya, dampak erupsi Anak Krakatau membuat operasional penerbangan rute Solo-Jakarta dan sebaliknya harus disesuaikan.
“Langkah pembatalan operasional penerbangan dilakukan guna keselamatan penerbangan. Kami akan terus memantau perkembangan informasi adanya dampak erupsi dari Gunung Anak Krakatau,” ujar Hery.
Berdasarkan data operasional Bandara Adi Soemarmo, sejumlah penerbangan keberangkatan menuju Cengkareng yang terdampak antara lain Batik Air ID 6375 pukul 09.50 WIB, Citilink QG 763 pukul 09.50 WIB, Garuda Indonesia GA 225 pukul 10.45 WIB, Batik Air ID 7532 pukul 13.35 WIB, Garuda Indonesia GA 225 pukul 15.55 WIB, Batik Air ID 7040 pukul 17.40 WIB, serta Citilink QG 765 pukul 18.15 WIB.
Sementara itu, penerbangan dari Cengkareng menuju Solo yang mengalami pembatalan di antaranya Citilink QG 762 pukul 09.20 WIB, Garuda Indonesia GA 222 pukul 10.00 WIB, Batik Air ID 7531 pukul 12.55 WIB, Garuda Indonesia GA 228 pukul 15.10 WIB, Batik Air ID 7041 pukul 16.45 WIB, Citilink QG 764 pukul 17.45 WIB, dan Batik Air ID 7368 pukul 18.45 WIB.
Meski rute Solo-Jakarta terdampak, penerbangan Solo-Denpasar-Solo masih beroperasi normal.
Penerbangan Super Air Jet IU 127 dari Solo menuju Denpasar dijadwalkan berangkat pukul 07.10 WIB. Sedangkan penerbangan IU 128 dari Denpasar menuju Solo dijadwalkan tiba pukul 15.27 WIB.
Sebelumnya, operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara setelah terdeteksi sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Dampaknya meluas ke sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta.
Pihak Bandara Adi Soemarmo mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai maupun pengelola bandara karena perubahan jadwal penerbangan dapat terjadi mengikuti kondisi ruang udara dan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

