Kendal Tornado FC Hajar Persela 4-1, Laskar Badai Pantura Rebut Puncak Klasemen Grup B
SOLO – Penampilan impresif Kendal Tornado FC berbuah manis di penghujung putaran pertama Pegadaian Championship 2026/2027. Laskar Badai Pantura sukses melibas Persela Lamongan dengan skor telak 4-1 di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (8/11/2026) malam.
Kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil ini sekaligus mengantarkan Kendal Tornado FC merebut posisi puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi 18 poin, menggeser Barito Putera yang sebelumnya menguasai posisi teratas dengan 17 poin.
Kemenangan di hadapan pendukung sendiri juga menjadi penegasan bahwa Kendal Tornado mampu menjaga konsistensi meski menghadapi keterbatasan komposisi pemain.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif. Kendal Tornado akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-23 melalui Patrick Cruz. Striker andalan Laskar Badai Pantura itu sukses menanduk bola ke gawang Persela setelah memanfaatkan kemelut dari situasi sepak pojok.
Namun, keunggulan tuan rumah tak bertahan hingga turun minum. Persela berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-44 melalui gol bunuh diri setelah terjadi kesalahan antisipasi dalam mengamankan bola dari sepak pojok. Skor 1-1 menutup babak pertama.
Memasuki paruh kedua, Kendal Tornado tampil lebih tajam. Akbar Firmansyah membawa tuan rumah kembali unggul pada menit ke-55.
Dominasi Kendal Tornado semakin terlihat setelah Patrick Cruz mencetak gol keduanya pada menit ke-70. Persela yang berusaha mengejar ketertinggalan justru kembali kebobolan pada masa injury time.
Rifal Lastori memastikan kemenangan telak Kendal Tornado lewat gol pada menit 90+4. Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Stefan Keeltjes: Kemenangan Berkat Mentalitas Pemain
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengaku bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya. Ia menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari semangat juang dan kekompakan para pemain, terlebih timnya masih menghadapi keterbatasan pemain asing.
“Dari saya bersyukur sama Tuhan kita sampai di match ke-9 ini kita bisa mendapatkan hasil yang positif, walaupun kami tanpa pemain asing, kita cuma pakai satu pemain asing,” kata Stefan dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Menurut Stefan, Persela bukan lawan yang mudah. Tim asal Lamongan tersebut memiliki pemain berkualitas dan ditangani pelatih yang berpengalaman.
Namun, Kendal Tornado mampu menjawab tantangan melalui kerja keras seluruh pemain.
“Yang menentukan kemenangan tadi adalah bagaimana fighting spirit anak-anak, kekompakan, keinginan mereka untuk bisa memenangkan pertandingan. Jadi ini semua berkat pemain-pemain saya,” ujarnya.
Stefan juga mengapresiasi kontribusi seluruh pemain, termasuk mereka yang memulai pertandingan dari bangku cadangan. Baginya, tidak ada perbedaan antara pemain inti dan pelapis karena setiap pemain harus selalu siap ketika mendapatkan kesempatan.
Rotasi pemain menjadi salah satu strategi untuk menjaga kebugaran sekaligus mempertahankan intensitas permainan. Masuknya tenaga baru pada babak kedua terbukti membantu Kendal Tornado semakin menekan pertahanan Persela.
Tunggu Bursa Transfer Januari, Dua Pemain Asing Diharapkan Pulih
Meski sukses menutup putaran pertama di puncak klasemen, Stefan menyadari masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Kendal Tornado berencana memperkuat komposisi skuad untuk menghadapi putaran kedua. Namun, penambahan pemain, khususnya pemain asing, baru bisa dilakukan setelah jendela transfer dibuka pada Januari mendatang.
Untuk sementara, Stefan memilih memaksimalkan pemain yang tersedia. Ia juga berharap dua pemain asing Kendal Tornado yang masih dibekap cedera segera pulih.
“Kami harus memanfaatkan pemain yang ada. Ya berharap, sambil berharap pemain asing kita dua ini akan segera sembuh,” jelasnya.
Sementara itu, penjaga gawang Kendal Tornado, Erdeva Aulia, mengakui masih ada kesalahan yang harus diperbaiki, termasuk dalam proses terjadinya gol penyama kedudukan Persela.
Erdeva bertekad menjadikan pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi. Terlebih, ia juga akan mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kesempatan tersebut diharapkan menjadi jalan baginya untuk menembus skuad Garuda Muda yang dipersiapkan menghadapi Piala Asia U-20.
Stefan turut berpesan agar para pemain muda yang mendapat panggilan tim nasional memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Menurutnya, mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama klub.
Bima Sakti akui Persela Kehilangan Kondisi Fisik
Di kubu lawan, pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengakui timnya gagal mempertahankan performa setelah turun minum.
Padahal, Persela sempat memberikan perlawanan dan mampu mengimbangi permainan Kendal Tornado pada babak pertama. Namun, tiga gol yang bersarang di babak kedua membuat mental pemain ikut terpengaruh.
“Dari babak kedua, kita banyak kecolongan sampai terjadi gol dan begitu mudah, sehingga pemain down dan akhirnya pertandingan ini apa ya, sedih kami semuanya di ruang ganti,” ujar Bima.
Bima juga menyoroti kondisi fisik pemain yang dinilai belum sepenuhnya pulih. Persela sebelumnya menjalani pertandingan pada Selasa malam sehingga waktu pemulihan menuju laga kontra Kendal Tornado relatif singkat.
Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menutupi kekalahan. Evaluasi, terutama terkait kebugaran, koordinasi pertahanan, dan penyelesaian akhir, harus segera dilakukan.
Pemain Persela, Dendy Sulistyawan, juga menegaskan bahwa timnya tetap memiliki ambisi besar untuk bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1.
Ia memastikan para pemain akan terus berjuang bersama manajemen dan jajaran pelatih demi mewujudkan target tersebut.
Kekalahan di Stadion Sriwedari membuat Persela gagal membawa pulang poin. Sebaliknya, Kendal Tornado FC menutup putaran pertama dengan penuh percaya diri.
Bukan hanya mengamankan kemenangan besar, Laskar Badai Pantura kini berada di puncak Grup B. Modal penting untuk menghadapi persaingan yang dipastikan semakin ketat pada putaran kedua Pegadaian Championship 2026/2027.

