Rutan Solo Salurkan Bantuan untuk Relawan Kebakaran TPA Putri Cempo

SOLO – Kepedulian terhadap penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, ditunjukkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I A Surakarta.

Senin (7/9/2026) siang, jajaran Rutan Kelas I A Surakarta mendatangi posko penanganan kebakaran TPA Putri Cempo sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok bagi para petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan bencana.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas I A Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan. Bantuan secara simbolis diterima Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Surakarta, Ari Dwi Daryatmo.

Selain menyerahkan bantuan, Bhanad bersama sejumlah petugas Rutan juga meninjau langsung kondisi kawasan TPA Putri Cempo yang terdampak kebakaran.

Bhanad mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Agus Andriyanto.

“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini, Rutan Kelas I Surakarta kita tinjau langsung ke TPA Putri Cempo melihat kondisi dampak dari kebakaran. Kita ditemani Pak Kepala Pelaksana BPBD, Pak Ari Dwi dan dijelaskan mana yang terdampak dan upaya-upaya apa yang akan dilaksanakan,” ujar Bhanad.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat sekitar menjadi salah satu bagian dari program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Kesempatan ini juga kami sedikit berbagi. Ini perintah Bapak Menteri Pemasyarakatan, salah satu dari 15 program aksi di poin 13 adalah bagaimana kita bisa peduli terhadap masyarakat yang ada di sekitar unit pelaksana teknis pemasyarakatan, khususnya untuk warga yang terdampak bencana,” katanya.

Bhanad berharap seluruh upaya yang dilakukan pemerintah daerah, BPBD, petugas gabungan, maupun relawan dapat segera membuahkan hasil sehingga kebakaran di TPA Putri Cempo dapat dikendalikan dan tidak meluas.

Ia menyebut masa tanggap darurat kebakaran berlangsung selama 14 hari dan saat ini telah memasuki hari keenam.

“Kami dari Rutan Surakarta membantu, mendoakan semoga nanti penanganan bencana ini, di mana tanggap darurat dilaksanakan 14 hari dan terhitung enam hari, masih ada beberapa hari ke depan,” tuturnya.

Bhanad juga berharap kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif. Ia turut menyinggung ikhtiar yang dilakukan Pemerintah Kota Surakarta, termasuk pelaksanaan salat istigasah untuk mendoakan agar hujan segera turun dan membantu mengurangi dampak kebakaran.

“Harapan kami dari Rutan Surakarta, semoga aman, kondusif, terkendali, tidak meluas. Harapan kita semua, yang dilakukan Pak Wali Kota tadi melakukan salat istigasah bersama rekan-rekan Pemkot, semoga cepat hujan dan ini mereduksi kebakaran di TPA Putri Cempo,” pungkasnya.