Tiga Kios di Pasar Klitikan Notoharjo Terbakar, Polisi Lakukan Penanganan

SOLO – Kebakaran terjadi di Kios Blok P Lantai 2 Pasar Klitikan Notoharjo, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 10.10 WIB. Tiga kios dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut.

Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasihumas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani membenarkan kejadian tersebut.

“Benar telah terjadi kebakaran di Kios Blok P Lantai 2 Pasar Klitikan Notoharjo. Dalam kejadian tersebut terdapat tiga kios yang terbakar,” kata AKP Lingga.

Tiga kios yang terbakar diketahui masing-masing milik Sunaryo, Danar, dan Niti. Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat ditaksir.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui oleh Joni yang sedang menjaga kios di satu lorong dengan lokasi kejadian. Melihat adanya api, Joni sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan air.

Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Api justru semakin membesar.

Saksi lainnya, Dedy, yang saat itu sedang menunggu toko onderdil juga melihat kepulan asap yang kemudian disusul kobaran api. Dedy selanjutnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo untuk meminta bantuan.

Sambil menunggu petugas Damkar tiba, sejumlah penunggu toko di Pasar Notoharjo berupaya memadamkan api secara manual. Mereka menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di Kantor Pasar Notoharjo serta memanfaatkan air dari kran dan selokan.

Saksi Jumadi juga mengambil APAR dari Kantor Pasar Klitikan dan ikut berupaya memadamkan api agar kobaran tidak merembet ke kios lainnya.

Petugas Damkar Kota Solo kemudian tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Informasi sementara menyebutkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik akibat aktivitas di dalam kios. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penanganan dan pendalaman oleh petugas.

Polresta Solo mengimbau para pedagang dan pengelola pasar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Salah satunya dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan.