Internet Rakyat Hadir di Ruang Pintar Solo, Buka Peluang Digital bagi Nasabah PNM Mekaar
SOLO – Akses internet mulai dimanfaatkan sebagai salah satu sarana untuk mendorong perkembangan usaha ultra mikro. Tak hanya untuk berkomunikasi, konektivitas digital kini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk belajar, memperluas pasar, mempromosikan produk, hingga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Upaya memperluas manfaat tersebut dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE). Keduanya berkolaborasi memperluas akses konektivitas sekaligus meningkatkan literasi digital, khususnya bagi nasabah PNM Mekaar.
Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang digelar di Ruang Pintar Sinar Mentari, Solo.
Ruang Pintar Sinar Mentari selama ini menjadi tempat pemberdayaan masyarakat yang dimanfaatkan anak-anak nasabah PNM untuk belajar. Tempat tersebut juga menjadi ruang berkumpul dan beraktivitas bagi komunitas masyarakat.
Melalui kerja sama PNM dan SURGE, fasilitas tersebut kini mendapatkan dukungan akses Internet Rakyat. Dengan demikian, konektivitas digital diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi nasabah PNM, tetapi juga anak-anak dan masyarakat sekitar.
Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, mengatakan akses internet dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mengembangkan kemampuan dan usaha.
Menurutnya, pelaku usaha ultra mikro kini tidak cukup hanya mampu menghasilkan produk. Mereka juga perlu mengetahui cara memperkenalkan dan memasarkan produk agar mampu menarik perhatian konsumen.
“Internet bukan hanya membuka akses, tetapi juga membuka cakrawala. Nasabah bisa belajar lebih banyak, melihat peluang pasar yang lebih luas, dan mengenalkan produknya kepada lebih banyak orang,” kata Dodot.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi AI juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha. Teknologi tersebut, misalnya, bisa digunakan untuk mencari ide, membuat materi promosi, hingga membantu pengembangan produk.
Dalam kolaborasi ini, nasabah juga mendapatkan pelatihan mengenai pemanfaatan media sosial, termasuk TikTok, serta penggunaan AI untuk mendukung pengembangan usaha.
Di tengah semakin terbukanya akses internet, Dodot mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keamanan dan literasi digital.
Ia meminta nasabah PNM Mekaar tidak mudah percaya terhadap informasi, tautan, maupun tawaran yang sumbernya tidak jelas.
“AI dan teknologi bisa membantu usaha, tetapi juga bisa disalahgunakan. Jadi, semakin terbuka aksesnya, semakin penting juga literasinya,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto memberikan apresiasi terhadap upaya PNM dalam mendampingi pelaku usaha di tingkat masyarakat.
Menurut Respati, PNM Mekaar memiliki pendekatan yang dekat dengan pelaku usaha kecil melalui pendampingan langsung di lapangan.
“Mekaar ini salah satu program yang saya bisa bilang sangat luar biasa karena tanggung renteng jadi semangat gotong royong,” kata Respati.
Ia menilai pendampingan yang dilakukan langsung kepada masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam membantu pelaku UMKM menghadapi kondisi pasar yang nyata dan beragam.
Kehadiran Internet Rakyat di Ruang Pintar Sinar Mentari pun diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan masyarakat.
Anak-anak dapat memanfaatkannya untuk belajar, komunitas untuk berkegiatan, sementara nasabah dan pelaku usaha dapat menggunakannya untuk memperoleh informasi, mempromosikan produk, serta membuka peluang pasar baru.
Bagi PNM, pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pembiayaan. Pendampingan, pengetahuan, konektivitas, dan akses terhadap teknologi menjadi bagian penting untuk membantu pelaku usaha ultra mikro berkembang.
Melalui kolaborasi dengan SURGE, Internet Rakyat diharapkan tidak sekadar menjadi akses menuju dunia digital, tetapi juga membuka jalan menuju peluang usaha, memperluas pasar, dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi.

