Vokasi UNAIR Bahas Ancaman Siber Global, Dorong Kolaborasi Internasional untuk Perkuat Keamanan Digital
SURABAYA – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat diikuti dengan meningkatnya kompleksitas ancaman siber. Kondisi tersebut mendorong pentingnya peningkatan literasi keamanan digital, khususnya di kalangan generasi muda yang akan menjadi bagian dari ekosistem bisnis dan manajemen di masa depan.
Isu tersebut menjadi salah satu fokus dalam International Guest Lecture and Networking Session yang digelar di Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, pada 13 Agustus 2026.
Kegiatan internasional tersebut mengangkat tema “Cybersecurity in the Digital Era: Understanding Global Threats and Strengthening Collaboration Through the Global Cybersecurity Community Forum (GCCF)”. Forum ini membahas perkembangan ancaman siber di era digital sekaligus pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman dan tangguh.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana lanskap ancaman siber terus berkembang seiring dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat, institusi pendidikan, maupun dunia usaha terhadap teknologi digital.
Pembahasan tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis keamanan siber, tetapi juga pada pentingnya kesadaran, pertukaran pengetahuan, serta kerja sama internasional dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman digital.
Kegiatan ini turut memperkenalkan peran Global Cybersecurity Community Forum (GCCF) sebagai wadah kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di bidang keamanan siber. Kehadiran GCCF dalam lingkungan pendidikan tinggi menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai keamanan digital kepada mahasiswa, khususnya mereka yang dipersiapkan untuk memasuki dunia manajemen dan bisnis.
Bekali Mahasiswa dengan Perspektif Global
Keterlibatan mahasiswa dalam forum tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai perkembangan ancaman siber, tetapi juga diperkenalkan pada perspektif global dalam menghadapi persoalan keamanan digital.
Di tengah transformasi digital yang semakin luas, kemampuan memahami risiko siber menjadi relevan bagi calon profesional di berbagai bidang. Ancaman digital tidak lagi hanya menjadi persoalan bagi tenaga teknis, tetapi juga berkaitan dengan pengelolaan organisasi, perlindungan informasi, keberlangsungan bisnis, hingga pengambilan keputusan.
Karena itu, penguatan kesadaran keamanan siber di lingkungan pendidikan dinilai penting untuk membentuk generasi profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi di bidangnya, tetapi juga mampu memahami risiko dan tantangan digital.
Melalui forum internasional tersebut, mahasiswa Fakultas Vokasi UNAIR juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan keamanan siber dari perspektif internasional serta membangun jejaring dengan komunitas global.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan komunitas profesional internasional dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Perkuat Jejaring Internasional
Penyelenggaraan International Guest Lecture tersebut menandai perluasan jangkauan GCCF kepada mahasiswa dan generasi muda yang nantinya berperan sebagai pemimpin maupun profesional di sektor bisnis dan manajemen.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas global seperti GCCF diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas untuk knowledge sharing, networking, serta pengembangan perspektif internasional di bidang keamanan digital.
Bagi Fakultas Vokasi UNAIR, kegiatan semacam ini juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi praktis, tetapi juga responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Dengan semakin terhubungnya dunia pendidikan, komunitas profesional, dan jejaring internasional, kesadaran mengenai keamanan siber diharapkan dapat tumbuh lebih kuat di kalangan generasi muda.
Pada akhirnya, penguatan kolaborasi dan berbagi pengetahuan menjadi salah satu langkah penting untuk membangun ekosistem digital yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

