Jejaring Pendidikan Traditional Medicine UNAIR Meluas hingga China, Buka Peluang Riset dan Mobilitas Mahasiswa
SURABAYA – Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) memperluas jejaring pendidikan internasional melalui Program Studi D4 Sarjana Terapan Pengobat Tradisional. Pengembangan jejaring tersebut dilakukan melalui kunjungan akademik ke Jiangxi University of Chinese Medicine (JUCM) di Nanchang dan Hubei University of Chinese Medicine (HUCM) di Wuhan, China.
Kunjungan ke dua perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Vokasi UNAIR untuk memperluas akses pembelajaran dan pengembangan keilmuan di bidang Traditional Medicine. Kerja sama dengan institusi pendidikan di China juga diarahkan untuk memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa dalam memperoleh pengalaman akademik melalui lingkungan pendidikan internasional.
Selama kunjungan, tim Fakultas Vokasi UNAIR mengikuti sejumlah agenda akademik bersama mitra dari JUCM dan HUCM. Kegiatan tersebut mencakup diskusi akademik, kuliah pakar, kunjungan ke fasilitas pendidikan dan penelitian, serta pembahasan mengenai peluang pengembangan kerja sama di bidang akademik dan riset.
Pertukaran pengetahuan menjadi salah satu fokus dalam rangkaian kegiatan tersebut. Dengan mengunjungi institusi yang memiliki fokus pada bidang Chinese Medicine, sivitas akademika Fakultas Vokasi UNAIR dapat memperoleh gambaran mengenai pengembangan pendidikan, penelitian, serta praktik keilmuan Traditional Medicine di lingkungan perguruan tinggi China.
Dari rangkaian pertemuan tersebut, terdapat sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Di antaranya adalah penelitian bersama atau joint research, pertukaran akademik, hingga program student mobility yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di lingkungan internasional.
Kerja sama akademik juga dapat menjadi ruang bagi dosen untuk memperluas jejaring penelitian sekaligus mengembangkan kajian yang berkaitan dengan pengobatan tradisional. Sementara bagi mahasiswa, keterlibatan dalam kegiatan akademik internasional dapat menjadi pengalaman tambahan untuk memahami perkembangan bidang keilmuan yang mereka pelajari dari perspektif yang lebih luas.
Program Studi D4 Sarjana Terapan Pengobat Tradisional menjadi salah satu bagian dari pendidikan vokasi UNAIR yang mengembangkan kompetensi di bidang pengobatan tradisional. Penguatan hubungan dengan institusi pendidikan di luar negeri diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar semakin adaptif terhadap perkembangan keilmuan dan kebutuhan di tingkat global.
Fakultas Vokasi UNAIR menilai pengembangan kerja sama internasional tidak hanya berkaitan dengan pertukaran pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi. Karena itu, penjajakan yang dilakukan bersama JUCM dan HUCM diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program kerja sama yang lebih konkret.
Melalui perluasan jejaring tersebut, Fakultas Vokasi UNAIR terus mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang memiliki keterhubungan dengan perkembangan keilmuan dan praktik internasional. Kolaborasi di bidang Traditional Medicine dengan perguruan tinggi di China menjadi salah satu langkah untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa dan dosen dalam kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan kompetensi lintas negara.

