Wabup Sukoharjo Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Usai OTT KPK terhadap Bupati
SUKOHARJO – Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo memastikan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026) malam.
Eko Sapto mengatakan seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta tetap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat. Menurutnya, proses hukum yang sedang berlangsung tidak boleh mengganggu jalannya pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo.
Ia mengaku belum mengetahui secara rinci perkara yang sedang ditangani KPK. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo memilih menunggu penjelasan resmi dari lembaga antirasuah tersebut sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.
“Belum bisa, matur nuwun banyak. Kita masih menunggu apa sebenarnya poin atau persoalan apa. Kami belum bisa menyampaikan. Mohon doanya, yang sedang dimintai keterangan semoga diberikan kekuatan dan kemudahan menghadapi semua ini. Saya berharap semuanya berjalan seperti biasanya. Yang jelas kita menunggu keterangan resmi,” ujar Eko Sapto.
Selain memastikan pelayanan publik tetap berjalan, Eko Sapto juga mendoakan agar seluruh pihak yang sedang menjalani pemeriksaan diberikan kelancaran dalam menghadapi proses hukum.
Sebelumnya, KPK mengamankan Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah. Seluruh pihak yang diamankan telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini KPK masih melakukan pendalaman perkara, termasuk memeriksa para pihak yang terjaring OTT sebelum mengumumkan status hukum mereka secara resmi.

