Dua Bocah Diduga Tenggelam di Irigasi Singomerto Banjarnegara, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi
BANJARNEGARA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang melalui Pos SAR Wonosobo mengerahkan satu tim penyelamat untuk mencari dua bocah yang diduga tenggelam di saluran Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai peristiwa tersebut dan langsung mengirim personel ke lokasi untuk membantu proses pencarian.
“Benar kami menerima informasi bahwa kemarin sore ada dua bocah yang diduga tenggelam di saluran Irigasi Singomerto Kalibenda dan saat ini sudah kami berangkatkan satu tim untuk melakukan pencarian,” ujar Budiono.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Rabu sekitar pukul 17.00 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 16.30 WIB, seorang saksi bernama Sahid (40) masih melihat kedua korban, Muhammad Fadli Al Fayad (10) dan Zafran (12), bermain di sekitar saluran irigasi.
Tak lama kemudian, keduanya sudah tidak terlihat di sekitar bawah Jembatan Kalibenda. Keduanya diduga terpeleset hingga tercebur ke saluran irigasi dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri setelah kejadian. Namun, derasnya kondisi air yang keruh dan kedalaman saluran membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga malam hari.
“Warga sekitar sudah berupaya melakukan pencarian secara mandiri sesaat setelah kejadian. Namun karena cukup dalam dan airnya juga cukup keruh, hingga malam kedua korban belum ditemukan,” kata Budiono.
Tim SAR Gabungan kini menyisir aliran irigasi dan melakukan penyelaman di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban. Budiono menyebut kondisi cuaca cerah dan pintu air irigasi telah ditutup sehingga arus sudah tidak mengalir.
“Hari ini cuaca cerah dan arus juga sudah tidak ada karena kemarin pintu air irigasi sudah ditutup. Semoga kedua korban bisa segera ditemukan tim,” pungkasnya.

